“Buka pintunya buka pintunya buka pintunya sekarang juga sekarang juga!”.
Puluhan wajah ceria anak-anak ini berkerumun di depan pintu museum fatahilah sembari menyuarakan secuil lirik tadi dengan keras.
Minggu beranjak siang, pintu museum masih tertutup rapat. Pasukan oranye berlarian di taman fatahilah, berkejaran, bergelantungan pada meriam, menenteng buku tulis dan pensil. Aku duduk menikmati susu kedelai di taman menikmati aroma anak-anak ini.
Sementara itu, di depan Batavia Cafe, sang pawang melecutkan cemeti, menimbulkan suara yang keras. “cetar!! cetar!!”. Kru yang lain menabuh gong menyiapkan minyak dan api.
Seketika pasukan oranye berhamburan dari pintu museum yang masih tertutup rapat meuju kerumunan atraksi sang pawang dan kru-nya.
Aku berbaur dengan anak-anak ini, merasakan keceriaan dan antusias mereka. Pada punggung kaos mereka tertulis kalimat kecil “Jangan Lupakan Sejarah!”.
Kalimat yang membawaku ke beberapa tahun silam di Madrasah 4 kelas. Saat guru Tarikh mulai mendongeng, bercerita begitu memikatnya membuat kami hening. Keadaan berbalik beberapa tahun kemudian, cerita-cerita sejarah guruku membuat kami hening juga. Keheningan yang sama, tapi situasi berbeda
Mungkin ada yang salah denganku atau dengan metode pembelajaran sejarah.
Kawan, jika kau punya waktu cobalah melepas penat ke utara jakarta. Rasakan Batavia, sunda kelapa, menara syah bandar, museum fatahillah, museum keramik, wayang, bahari.
Anak-anak ini mengajari saya untuk lebih menghargai dan memaknai sejarah.
Kumpulan cerita seru dan nekad Trinity dalam Naked Traveler, Perjalanan Gola gong bersepeda di jazirah malaysia dan thailand, Penuturan Gama Harjono tentang Dusun-dusun di Italia yang eksotik, lalu petualangan Marina Silvia backpacing di 13 negara eropa.
Gama Harjono, yang il colpo di fulmine (cinta pada pandangan pertama) pada Italia benar-benar menikmati ruang-ruang eksotik di perugia, Asisi, Venesia, Florence hingga Perancis. Berbahasa itali dan berbaur dengan kebudayaan italia adalah pengalaman yang menakjubkan.
petualangan keliling 13 negara eropa. Mengunjungi Frankurt, Moscow, Stocklom, Oslo, Kopenhagen, barcelona, WIna hingga Ceko, dengan jalur pertemanan dan bermodal 1000 Dolar exploring europe in 6 month.



