Feeds:
Posts
Comments

janganlupakansejarah“Buka pintunya buka pintunya buka pintunya sekarang juga sekarang juga!”.

Puluhan wajah ceria anak-anak ini berkerumun di depan pintu museum fatahilah sembari menyuarakan secuil lirik tadi dengan keras.

Minggu beranjak siang, pintu museum masih tertutup rapat. Pasukan oranye berlarian di taman fatahilah, berkejaran, bergelantungan pada meriam, menenteng buku tulis dan pensil. Aku duduk menikmati susu kedelai di taman menikmati aroma anak-anak ini.

Sementara itu, di depan Batavia Cafe, sang pawang melecutkan cemeti, menimbulkan suara yang keras. “cetar!! cetar!!”. Kru yang lain menabuh gong menyiapkan minyak dan api.

Seketika pasukan oranye berhamburan dari pintu museum yang masih tertutup rapat meuju kerumunan atraksi sang pawang dan kru-nya.

Aku berbaur dengan anak-anak ini, merasakan keceriaan dan antusias mereka. Pada punggung kaos mereka tertulis kalimat kecil “Jangan Lupakan Sejarah!”.

dasad-musin-concernKalimat yang membawaku ke beberapa tahun silam di Madrasah 4 kelas. Saat guru Tarikh mulai mendongeng, bercerita begitu memikatnya membuat kami hening. Keadaan berbalik beberapa tahun kemudian, cerita-cerita sejarah guruku membuat kami hening juga. Keheningan yang sama, tapi situasi berbeda

Mungkin ada yang salah denganku atau dengan metode pembelajaran sejarah.

Kawan, jika kau punya waktu cobalah melepas penat ke utara jakarta. Rasakan Batavia, sunda kelapa, menara syah bandar, museum fatahillah, museum keramik, wayang, bahari.

Anak-anak ini mengajari saya untuk lebih menghargai dan memaknai sejarah.

Traveler Story

Sebelum nambah koleksi buku lagi -menjelang islamic bookfair 2009- iseng2 beberes buku. Saya punya beberapa koleksi traveller story. Siapa tahu bisa menginspirasi anda atau saya pribadi untuk membuat planning backpacking summer nanti.

nakedtravelerKumpulan cerita seru dan nekad Trinity dalam Naked Traveler, Perjalanan Gola gong bersepeda di jazirah malaysia dan thailand, Penuturan Gama Harjono tentang Dusun-dusun di Italia yang eksotik, lalu petualangan Marina Silvia backpacing di 13 negara eropa.

Cerita2 mereka membuat saya “ngiler”(baca-really desire) ingin menelusuri dan menikmati keberagaman kehidupan di belahan dunia. Semakin banyak lembar yang terbaca, semakin jauh angan ini menelusup sela-sela muka bumi. Dan semakin merasa tak berdaya saya untuk turut juga menikmati apa yang mereka lakukan. ciaoitalia

Gola gong dengan sebelah tangan mengayuh sepeda memenyusuri KL ke selatan Kota kajang, Malaka, batu pahat, lalu kembali ke utara hingga bangkok. Lalu ia menapaki golden triangle perbatasan Laos-Myanmar-Thailand dilanjutkan ke Himalaya, Nepal, India, Pakistan. Menjumpai Long Neck women di Band Nai Soi, Hanyut di Mekong River,mengapung di Gangga, trekking di Anapurna.

thejourneyGama Harjono, yang il colpo di fulmine (cinta pada pandangan pertama) pada Italia benar-benar menikmati ruang-ruang eksotik di perugia, Asisi, Venesia, Florence hingga Perancis. Berbahasa itali dan berbaur dengan kebudayaan italia adalah pengalaman yang menakjubkan.

Petualangan nekad trinity juga membuat sensasi tersendiri, konyol dan kocak, berani dan nekad, meski seorang perempuan. Mulai dari hal sepele berpesawat, paspor, visa, hotel dan remeh temeh perjalanan memperkaya wawasan travelling.

Mbak Marina Silvia juga tak kalah seru. Jurnal-jurnal dalam bukunya merupakan intisari keleropapetualangan keliling 13 negara eropa. Mengunjungi Frankurt, Moscow, Stocklom, Oslo, Kopenhagen, barcelona, WIna hingga Ceko, dengan jalur pertemanan dan bermodal 1000 Dolar exploring europe in 6 month.

Traveling teach how to see, begitu kata pepatah.

Selain buku tersebut, saya juga mengikuti cerita Agus dalam TitikNol. Totalitas pengembaraan hidup, sungguh pilihan yang sulit. Berbahasa dengan bahasa setempat, makan makanan dimana bumi dipijak, menyatu, berbaur, berselimut kedamaian, menghadapi cobaan dan rintangan..

“Traveling-It Offers you a hundred of roads to adventure and gives your heart wings!” – Ibn Battuta

hanya tuhan yang tahu

Wet session di jakarta membuat sensasi tersendiri. Pertama berangkat kantor bisa pake sendal jepit dan jeans karena cucian di laundry seminggu gak kelar-kelar. Lalu berkendara ke kantor seperti berarung jeram saja. Metromini dan kopaja yang meliuk liuk menerjang badai. Ketika melewati kubangan air dengan kecepatan tinggi serasa surfing membelah ombak. Kelak, supir2 seperti ini yang akan masuk surga lantaran membuat penumpang berkomat-kamit tak berhenti berdoa. Meski jarak pandang terbatas sopir ini dengan pd-nya banting setir ke kanan atau ke kiri. Sang kondektur pun tak tahu kapan sopir hendak belok kiri atau kanan. Hanya tuhan yang tahu..

Sambutan sang juragan

sodara-sodara yang saya cintai dan saya banggakan, dengan ini saia membuka postingan pertama dengan bacaan basmalah. bismillahirrahmanirrahim..

dulu pak-Rt, lalu Kadal, kemudian Juragan. Hanya sebuah wadah untuk melampiaskan jari yang pegal-pegal atau neuron syaraf otak yang sedikit kaku.

Jangan terkecoh dengan juragan-juragan lain yang mungkin suka menindas rakyat jelata. Karena sang juragan juga rakyat biasa yang jelata namun cinta damai..

Sekian daripada sambutan saya..